Sejarah Program Studi

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga berdiri pada tahun 1976, waktu itu sebagai salah satu jurusan baru  pada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Didirikannya Jurusan PKK pada waktu itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak terhadap tuntutan kebutuhan guru Pendidikan Kesejahteraan Keluarga di Provinsi Aceh. Keadaan Masyarakat Aceh khususnya kaum perempuan pada saat itu sangat memprihatinkan karena umumnya perempuan relatif berpendidikan rendah. Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga pada saat itu hanya ada diluar Provinsi Aceh. Masyarakat Aceh pada umumnya berstatus ekonomi lemah dan mata pencaharian sebagai petani, sehingga kurang mampu untuk melanjutkan studi keluar Propinsi Aceh.

Pada tahun 1984 ketika diintegrasikan Fakultas Keguruan (FK) dengan FIP menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah, status FIP dari sebuah Fakultas menjadi sebuah jurusan yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan. Sedangkan status Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga menjadi program studi yang terdiri atas Program Studi Pendidikan Tata Boga dan Program Studi Pendidikan Tata Busana.

Saat ini Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga memiliki 19 orang staf pengajar, dengan kualifikasi 2 orang (10,5%) Doktor, 13 orang (68,5%) magister (1 orang (5.2%) sedang proses penyelesaian S3), dan 4 orang (21%) sarjana S1.

Pada tahun 2006 Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga telah memperoleh nilai akriditasi B, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akriditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional  RI  Nomor. 002/BAN-PT/Ak-X/S1/V/2006. Selanjutnya, tahun 2012 Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga telah terakreditasi kembali B berdasarkan dari BAN-PT berdasarkan SK No. 012/BAN-PT/Ak-XV/S1/V/2012, yang berlaku sampai 31 Mei 2017.

 

1,253 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini