Tujuan

Tujuan Jurusan Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala.

  1. Mengembangkan kurikulum dan sistem evaluasi berbasis kompetensi yang mengcu pada kurikulum nasional, institusional dan muatan lokal yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan staheholders.
  2. Mengembangkan metode pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM). Hal ini dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran dan  model-model pembelajaran kooperatif sesuai dengan materi pembelajaran.
  3. Mengembangkan praktikum berbasis potensi lokal, yaitu memanfaatkan bahan-bahan praktikum yang terdapat di Aceh misalnya dalam mata kuliah Kulinari Aceh (praktek berbagai masakan khas Aceh). Pada mata kuliah Pengetahuan Busana Tradisional Aceh dan Desain Busana Khusus (pengenalan busana tradisi Aceh diberbagai kabupaten/kota dalam wilayah Aceh sesuai dengan kesempatan dan tradisi).
  4. Mengembangkan internal manajemen program studi ke sistim informasi manajemen. Hal ini dilakukan dengan mendata segala dokumen mahasiswa, dosen dan tenaga administrasi untuk dapat diakses melalui web prodi dengan alamat http://pkk.fkip.unsyiah.ac.id.
  5. Mengembangkan classroom action research dan lesson study untuk mengatasi masalah proses dan hasil pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran ini dilakukan pada pada mata kuliah tertentu yang dianggap bermasalah baik pada proses maupun hasil pembelajaran.
  6. Mengembangkan kurikulum sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang berbasis vokasi untuk menciptakan jiwa entrepreneur. Pada Prodi PKK kurikulum cenderung mengarah kepada pendidikan vokasi. Aoutcome dari pendidikan vokasi dapat melahirkan jiwa Hal ini dapat dibuktikan bahwa pada umumnya lulusan Prodi PKK sebelum mereka menjadi PNS sudah terlebih dahulu menjadi masyarakat pencipta lapangan kerja (employers society).
  7. Mengembangkan program praktek industri atau magang pada dunia usaha dan industri. Praktek Industri bertujuan untuk melatih mahasiswa menjadi tenaga kerja (employee society) ke pekerja mandiri (employers society)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *